Isteriku dibawa masuk ke ruang operasi tepatnya pukul 11.40 WIB, aku bersama keluarga menunggu di luar dengan harap-harap cemas. Sambil tak lupa saya berkomat-kamit memanjatkan dzikir dan doa serta tak lupa tanganku selalu memutar tasbih yang ada dalam sakuku. Sekitar pukul 00.05 WIB saya diminta untuk tanda tangan persetujuan operasi caesar terhadap isteriku. Kemudian pukul oo.10 pihak rumah sakit mengumpulkan tim. Sekitar pukul 01.15 Dokter Widjajanto datang dan langsung menuju ruang operasi, setelah sebelumnya sempat tersenyum kepada saya.

bayi mungilku
Sekitar pukul 01.36 WIB dari ruang operasi terdengar suara tangis bayi yang cukup keras.
Alhamdulillah anakku telah lahir dengan selamat. Tidak berapa lama kemudian dari ruang operasi keluar seorang bidan dengan membawa bayi kecil mungil. Bayi mungil tampan dibalut kain, tampak matanyayang berkedip-kedip merasakan udara dunia fana. Sudah bisa ngelihat nggak ya..?
Filed under: Tentang Si Kecil | Tinggalkan sebuah Komentar »
Kekuatan silaturahmi memang tak tergantikan untuk meyakinkan hati istriku. Hari itu kami putuskan untuk menunggu sampai ada tanda-tanda kelahiran berikutnya. Kami mengambil keputusan untuk menunggu sambil berikhtiar dengan mendatangkan Mbok Ha untuk melihat posisi bayi apakah masih bisa dikembalikan pada posisi yang lurus, siap untuk melahirkan. Kalau memang tidak bisa ya langsung saja dibawa ke rumah sakit untuk dioperasi.